Masha Allah, Anda Harus Tahu, Ini 4 Keistimewaan Menjadi Seorang Ibu

Sahabat... menjadi ibu benar-benar istimewa. Ada banyak hal berharga yang membuat kita belajar dan terus belajar. Hal-hal yang tak mungkin dipelajari tanpa menjadi ibu. Mungkin para Bunda juga mengalami hal yang sama seperti apa yang saya alami dan rasakan.



1. Menjadi ibu mengajari saya betapa Maha Besar Tuhan. Dari seorang ibu lahir seorang anak manusia. 9 bulan berada di dalam kandungan dan lahir menatap dunia melalui proses yang maha dahsyat. Jika bukan keagungan dan kemahabesaran Tuhan, rasanya mustahil hal itu terjadi.

Melalui seorang ibu juga, bayi kecil menyambung kehidupannya. ASI yang telah Allah desain sedemikian rupa, mampu menopang 100% segala kebutuhan si kecil di 6 bulan pertama kehidupannya pasca kelahiran.

2. Menjadi ibu mengajari saya tentang bagaimana bersikap sabar. Di masa-masa proses pemulihan luka pasca melahirkan, dalam waktu yang bersamaan ibu dituntut untuk mengasuh dan merawat si kecil. Tugas yang paling utama adalah menyusui bayi mungil setidaknya setiap 2 jam sekali saban hari.

Tak peduli apakah siang yang terik atau tengah malam saat mata enggan terpejam, ibu harus terjaga untuk menyusui, mengganti popok ketika si kecil pipis
atau meninabobokan saat si kecil menangis mengalami kolik.

Di saat bersamaan pula, seorang ibu masih harus mengerjakan beberapa pekerjaan rumah tangga seperti mencuci, memasak dan bersih-bersih rumah. Belum lagi bagi ibu yang menjadi wanita karir, dua bulan setelah masa cuti habis harus pula kembali bekerja.

Di daerah tempat saya tinggal, mayoritas mata pencaharian penduduk adalah bertani, tak terkecuali para ibu. Meski telah memiliki anak, mereka tak lantas menghentikan aktivitas meladang dan menggarap sawah. Di sela-sela kesibukan mereka mengurus anak dan rumah tangga, mereka masih juga bekerja di ladang dan sawah.

Subhanallah, semua itu benar-benar mengajarkan seorang ibu untuk bersikap sabar. Ibu bukan hanya wonder women namun juga super women.

3. Menjadi ibu mengajarkan saya tentang arti cinta, rela dan pengorbanan. Pagi buta, saat tubuh masih hangat dalam balutan selimut, seorang ibu dengan rela hati bangun lebih awal untuk menyiapkan sarapan, agar saat suami berangkat bekerja sarapan sudah siap dihidangkan.

Seorang ibu juga dengan rela hati menahan lapar, mendahulukan untuk menyuapi si kecil. Jika ada makanan yang itu menjadi kesukaan suami atau anak, seorang ibu juga akan lebih memilih untuk mengalah dan memberikannya pada anak atau suami.

4. Menjadi ibu mengajarkan saya hemat dan kreatif. Setelah menjadi ibu, kita akan pandai membelanjakan uang yang ada di tangan. Secara otomatis ibu akan memilah dan memilih mana yang kebutuhan dan mana yang sebatas keinginan.

Berbagai benda yang ada di sekitar bisa menjadi produk yang bermanfaat setelah disentuh oleh tangan kreatif seorang ibu.

Subhanallah... sekali lagi menjadi ibu mengajarkan manusia tentang betapa berartinya kehidupan yang telah Allah anugerahkan kepada kita.   (sumber: ummi-online)

Paling banyak dibaca