Pertumbuhan Mualaf Magelang Terus Bertambah, Membuat Pemeluk Katolik Gusar

Pertumbuhan Muallaf Magelang Terus Bertambah, Membuat Pemeluk Katolik Gusar

Pertumbuhan jumlah mualaf di daerah Magelang sangat tinggi, hal inilah yang membuat para pemeluk Katolik Magelang semakin gusar, seperti yang dilakukan oleh seorang keluarga di Magelang ketika mengetahui putri dan menantunya diam-diam mempelajari Islam.

Sebagaimana dilansir Page Facebook Komunitas Mualaf Jogja, Setelah mengetahui sang putri dan menantu mempelajari Islam, sang ayah yang merupakan pemeluk Katolik kemudian membuang mushaf Al-Qur’an, mukena dan sajadah ke selokan.

Mendapat Perlakuan dan intimidasi keluarga terhadap mereka tidak menyurutkan mereka mencari tau tentang islam, keyakinan mereka semakin kuat akan islam setelah mengetahui kebenaran islam.

Perlakuan yang semakin tidak baik keluarga ini terlebih penghinaan terhadap Kitab Suci Umat Islam dengan membuangnya di selokan semakin memantabkan hati mereka untuk mendalami hingga berakhir mengimani Diinul Islam.

Sepasang pasangan suami istri (pasutri) katolik inipun akhirnya menghubungi Team Muslim Mualaf Center Magelang dan Mualaf Center Yogyakarta dengan pelaporan apa yang telah diperbuat ayahandanya.

Dengan dibantu oleh Team Muslim Mualaf Center Magelang dan Mualaf Center Yogyakarta, pasangan pasutri ini kemudian melaporkan tindakan penistaan agama yang dilakukan ayahanda nya ke kapolres Magelang.

Setelah proses mediasi yang panjang oleh Polres Magelang, akhirnya Sang Ayah mengakui kesalahanya dengan meminta maaf kepada anak, menantunya dan kepada seluruh umat Islam.

Pasutri inipun akhirnya mengikrarkan kalimat Syahadat di kantor Polres Magelang dengan disaksikan oleh sejumlah saksi pada hari Kamis, 17 Maret 2016.

Paling banyak dibaca