3 Tips Kulit Sehat Selama Ramadhan





Sebentar lagi Ramadhan tiba. Menjelang Ramadhan 2016, kita akan berpuasa selama lebih dari 12 jam tentu mempengaruhi metabolisme tubuh kita secara drastis. Salah satu imbasnya adalah kondisi kelembapan kulit. Kulit manusia mengandalkan asupan air putih dan nutrisi serta produksi minyak alami kulit sepanjang hari untuk menjaga kelembapannya. Bagaimana dengan kondisi kita yang absen dari makan-minum seharian selama berpuasa? Berikut tips menjaga kesehatan kulit selama Ramadhan.

1. Distribusi Air Putih
Sudah sering kita dengar manfaat air putih bagi kesehatan tubuh manusia. Selama berpuasa, kita hanya memiliki sedikit waktu untuk makan-minum, yaitu saat berbuka puasa dan sahur. Sebenarnya, dengan pengaturan yang cermat, kita mampu mencukupi kebutuhan air putih delapan gelas sehari, bahkan lebih. Caranya, minumlah tiga gelas air putih saat sahur, empat gelas saat berbuka puasa, dan tiga gelas sebelum tidur. Dengan demikian, kulit kita akan tetap terhidrasi dengan baik meskipun berpuasa. Hindari kafein dan soda, karena dua zat ini bersifat diuretik (merangsang pembuangan urin), sehingga kita akan kehilangan banyak mineral. Termasuk mineral-mineral penting untuk kesehatan kulit.

2. Membersihkan Make Up
Memberishkan makeup adalah kewajiban yang tidak hanya berlaku di bulan Ramadhan. Namun, dengan kondisi kulit yang lebih rentan kering, residu makeup akan jauh lebih membahayakan kelembapan kulit. Perhatikan juga kandungan makeup remover yang kamu gunakan. Hindari produk yang mengandung alkohol karena akan membuat kulit terasa lebih kering. Sambil menyelam minum air, cobalah gunakan minyak zaitun di atas sehelai kapas sebagai makeup remover. Selain membersihkan sisa-sisa riasan, minyak zaitun juga berkhasiat melebapkan kulit serta melembutkan kulit. Terutama untuk bagian-bagian kulit yang sensitif seperti bibir dan sekitar mata.

3. Gunakan Pakaian Warna Terang
Dalam merawat kulit selama berpuasa, banyak orang fokus pada pemilihan produk yang tepat. Padahal salah satu yang luput dari perhatian kita adalah pemilihan warna baju. Hindari pakaian berwarna gelap, terutama jika kamu beraktivitas di luar ruangan karena cenderung menyerap panas. Tubuh akan secara otomatis berupaya menjaga suhu normal dari lingkungan yang panas dengan memproduksi keringat. Sedangkan produksi keringat menguras cadangan air, sehingga kita lebih cepat merasa haus saat kepanasan. Gunakan baju-baju warna terang yang memantulkan panas untuk menghindari hal ini.

Semoga bermanfaat

Sumber: hijup.com



Paling banyak dibaca