Sejarah Salahuddin al-Ayyubi yang Berhasil Membebaskan Baitul Maqdis dari Tentara Salib





Salahudin Al Ayyubi adalah seorang pejuang dan panglima muslim yang berasal dari Tikrit, sebuah daerah di sebelah utara Irak. Beliaulah yang mendirikan dinasti Ayyubiyah yang ada di Irak, Yaman, Mekkah Hijaz, Mesir, Suriah dan Diyar Bakr.

Salahudin Al Ayyubi merupakan nama julukan beliau. Sedangkan nama asli beliau adalah Yusuf bin Najmuddin Al Ayyubi. Beliau sangat terkenal di kalangan umat Islam dan Kristen karena kepemimpinan beliau, kekuatan militer beliau dan sifat beliau yang ksatria dan pengampun saat beliau memimpin pasukan muslim melawan tentara salib.

Selain itu beliau juga merupakan seorang ulama di kalangan umat Islam. Beliau juga selalu memberikan catatan kaki dan penjelasan di dalam salah satu kitab hadits terkenal, yaitu kitab hadits Abu Dawud.

Sebelum berperang melawan tentara salib beliau telah memiliki banyak pengalaman bertempur di perang-perang besar, salah satunya waktu beliau menjabat sebagai wazir di Mesir. Ketika itu beliau berperang melawan Kerajaan Latin Jerusalem yang hendak menyerang Mesir.

Setelah memenangi peperangan tersebut, beliau kemudian mengadakan pemulihan dan menata ulang sistem pertahanan dan perekonomian Mesir. Setelah semuanya kembali normal dan berjalan dengan lancar, Salahudin kemudian menyusun strategi untuk membebaskan Baitul Maqdis dari tentara salib.

Dalam peperangan yang dikenal sejarah dengan sebutan perang salib tersebut, dengan strategi beliau yang sangat matang dan penuh perhitungan, akhirnya membuat beliau mampu mengalahkan tentara salib dan membebaskan Baitul Maqdis. Berita jatuhnya Jerusalem ini sangat mengejutkan banyak pihak terutama pihak yang kalah yaitu pihak Kristen.

Itulah beberapa peran penting Salahudin dalam sejarah Islam. Semoga bermanfaat.

Sumber: satujam.com



Paling banyak dibaca