KISAH NYATA YANG MENCENGANGKAN..!!! TIDAK MEMBACA MAKA AKAN MENYESAL..BOCAH WANITA YANG BERUSIA "8 TAHUN" MENEMUKAN OBAT KANKER YANG MEMATIKAN !! DISHARE YA FRIEND..!!!

GUMPalan rambutKanker masih jadi momok menakutkan untuk setiap orang, apalagi obatnya belum dapat sepenuhnya dapat mengobati penderita. Namun beberapa cara bisa dilakukan, yang tujuannya untuk menghambat perubahan sel-sel kanker.

Banyak ahli yang masih tetap bekerja mencari obat paling baik dan ampuh, untuk singkirkan kanker. Tetapi siapa kira, bila banyak peneliti yang pada akhirnya terdiam, saat anak 8 th. memberi teori perihal pengobatan kanker.

Walau awal mulanya kebanyakan orang termasuk juga orang tuanya serta peneliti di departemen onkologi, skeptis, teori dari bocah itu selekasnya jadi subyek studi di Laboratorium Manchester Royal, di mana beberapa ilmuwan berusaha untuk temukan obat kanker.

Semula teori anak kecil itu tercetus saat makan malam keluarga, yang umumnya diiringi pertanyaan yang terkait dengan kesibukan keseharian. Orangtua Camilla, yang dimaksud ilmuwan dan peneliti dibagian onkologi, meminta putrinya yang berusia 8 th. mengungkap, bagaimana caranya menyembuhkan kanker. Jawabannya simpel : Antibiotik, seperti sakit tenggorokan! Dan nampaknya dia benar.

Teori Camilla selekasnya jadi subyek studi di Manchester Royal Laboratorium, di mana peneliti dibagian onkologi berusaha untuk temukan obat untuk kanker.

Sangat mengagetkan, temuan mengungkap bahwa gadis muda ini benar. Kenyataannya beberapa antibiotik termurah dan paling umum dipakai di dunia, betul-betul dapat menghancurkan sebagian kanker yang paling beresiko termasuk juga payu*ara, prostat, paru-paru, ovarium, pankreas, dan kanker otak.

Yaitu Doxycycline, antibiotik yang dipakai dalam penyembuhan bermacam infeksi yang dikarenakan oleh bakteri, dapat dibuktikan paling efisien dalam mengobati pasien kanker. Dan antibiotik itu gampang diperoleh dan cukup murah, dibanding dengan penyembuhan dengan sitostatika.

Sesaat pengujian teori putrinya di laboratorium, profesor Lisanti dapatkan bahwa antibiotik sebenarnya menghancurkan mitokondria–bagian dari sel kanker yang membantu mereka bereproduksi, yang bermakna akan menghalangi perkembangan sel kanker.

” Demikian banyak percakapan saat makan malam, saya dan istri bicara perihal penelitian kami perihal kanker, sampai satu malam kami meminta putri kami apa yang dia fikirkan, dan dia berikan kami jawaban mengagetkan, yang awal mulanya terdengar betul-betul riil, tetapi lalu dapat dibuktikan seutuhnya benar, ” ucap Michael dan Federica Lisanti, yang karya ilmiah dibagian itu diterbitkan dalam jurnal Oncotarget.

Setelah itu, profesor Lisanti mengemukakan bahwa sekarang ini tengah dikerjakan tes untuk tunjukkan efisiensi dari obat itu pada manusia, terutama mereka yang menanggung derita kanker payu*ara.

Uji laboratorium telah tunjukkan bahwa, antibiotik memperlambat penyebaran kanker payu*ara, prostat dan kanker otak sel. Diluar itu, pasien kanker paru-paru dapat diobati dengan antibiotik itu.

Ayahnya menyampaikan bila Camelia yaitu anak yang bahagia dan penasaran yang mau jadi seseorang guru saat kelak dewasa. Ia memberikan bahwa, begitu utamanya untuk dengarkan anak-anak, walaupun tidak selamanya masuk akal awal mulanya.

Paling banyak dibaca