Kasihan: Ibu Hamil Diikat dan Dipukuli Warga, Apa Alasannya?



Sebuah video yang diunggah di sebuah media sosial di China beberapa waktu lalu telah menggegerkan dunia maya. Di dalam video tersebut, terlihat seorang wanita muda yang sedang hamil tengah diikat di tiang dan dipukuli ramai-ramai oleh warga desa. Kenapa hal ini bisa terjadi? Apakah warga tidak merasakan belas kasihan sama sekali terhadap wanita ini? Mungkin kita semua akan bertanya-tanya mengenai hal ini. Perlu kita tahu, pemukulan dan main hakim sendiri oleh warga terhadap wanita ini tentu bukan tanpa alasan. 

Dilansir dari laman mirror.co.uk, pengikatan dan pemukulan terhadap wanita hamil tersebut terjadi karena warga menuduhnya telah mencuri uang tunai sebesar 900 yuan atau setara dengan 1,8 juta rupiah di salah satu rumah warga. Sebelumnya, wanita yang disebut sebagai Lu (28) tersebut pernah tertangkap basah mencuri uang. Dan kini, ketika seseorang kembali kehilangan uangnya, dugaan kuat pelaku pencurian mengarah pada Lu.

Warga menuduh bahwa Lu kembali menjadi pencuri kambuhan setelah beberapa waktu lalu sempat dilepaskan setelah terbukti mencuri dan membawa lari uang salah seorang warga kampung. Kabarnya, Lu sendiri pernah tertangkap basah mencuri sebanyak 3 kali di desa tersebut. Kesal atas apa yang dilakukan Lu, warga pun beramai-ramai menghakimi Lu. Ia diikat di tiang dan dipukuli beramai-ramai oleh warga desa. Tidak sedikit warga yang marah padanya menjambak, memukul dan bahkan menendang Lu hingga membuatnya pingsan dan lemah tak berdaya.

Seorang warga mengatakan 

"Ini bukan pertama kalinya ia datang dan mencuri di desa ini. Terakhir kali ia dilepaskan karena warga merasa kasihan melihatnya yang sedang hamil. Tapi mengecewakan, ia datang kembali dan mencuri kembali. Jika tidak dihukum seperti ini, ia tidak akan jera." 

Dari laporan Bowen Press, insiden mengerikan sekaligus tragis ini terjadi di desa dekat Kota Taizhou, China bagian timur. Pihak berwajib telah menangkap satu orang warga yang diduga sebagai provokator. Warga tersebut adalah seorang laki-laki bernama Yin. Yin menyerahkan diri dan siap bertanggung jawab atas pemukulan terhadap Lu. Ia juga bersedia memberikan denda sebesar 300 yuan atau 600 ribu rupiah dan ditahan selama 8 hari. 

Sedangkan Lu, setelah disiksa, ia segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Beruntung, tidak ada cidera serius pada tubuh maupun kandungannya. Ia pun diperkirakan akan bisa segera pulih dalam waktu dekat. 

Semoga setelah peristiwa ini, Lu bisa menghentikan kebiasaanya mencuri ya. Semoga pula warga desa bisa memberikan sanksi yang lebih baik jika ada pencuri lain di sana. Apapun dan bagaimanapun salah seseorang, tidak sepantasnya jika ia harus disiksa dan dipukuli beramai-ramai, terlebih ketika orang tersebut sedang hamil ataupun dalam kondisi sakit. Kita semua tentu berharap bahwa peristiwa tragis dan mengerikan seperti ini tidak pernah terjadi lagi.

Sumber : vemale.com

Paling banyak dibaca